because everyone is boring..and because you’re different

motor dan pemotor. saatnya jemput bola?


saya mulai lelah dengan kondisi jalanan jakarta yang semakin menggila. terpikir–dan sangat serius!–bahwa ide gila untuk membeli motor menjadi ide yang cukup cemerlang saat ini. kenapa gila? pertama, karena saya benci pemotor! (walau saya yakin masih banyak pemotor yang baik dan budiman di luar sana). kedua, dengan kondisi keuangan yang juga masih bisa dibilang pas-pasan bagaimana saya bisa membayar cicilan motornya? dan kenpa motor? karena jujur saja membeli mobil masih jauh dari kemampuan saya–meskipun itu cherry QQ sekalipun. oh, dan sepeda pun tidak masuk hitungan, karena saya tidak yakin saya bisa baik-baik saja menggunakan sepeda dari rumah ke kantor dan sebaliknya.

saya takut menjadi seseorang yang saya benci ketika saya memiliki dan menjadi pemotor. saya takut menjadi pelanggar lalu-lintas. saya takut masuk angin. saya takut kecelakaan. dan seribu satu macam ketakutan-ketakutan lainnya. apalagi ditambah dengan fakta bahwa ketika malam penglihatan saya bertambah buruk, koordinasi anggota tubuh saya yang cukup payah, dan juga sifat saya yang kagetan. bukankah itu formula ampuh untuk mencelakai diri sendiri?

tapi dengan fakta bahwa ketika naik angkutan umum saya bisa menghabiskan 4-6 jam perhari untuk terjebak kemacetan di ibu kota yang jahanam yang benar-benar lebih kejam daripada ibu tiri dan antrian tanpa akhir (dan tanpa awal) dan desakan penumpang lainnya? belum lagi menghadapi angkutan umum yang ngetem tanpa perasaan bersalah (terutama di terminal blok m di malam hari. fuck you dude! saya rasa ada tempat khusus di neraka buat para supir angkutan umum yang ngetem seperti ini). ide mempunyai motor menjadi ide yang cukup brilian bukan? (yes, saya tahu saya akan menambah beban kemacetan lagi di jakarta) setidaknya selama baling-baling bambu atau pintu kemana saja seperti milik doraemon belum ditemukan. lagipula saya orang yang senang dengan prinsip “menjemput bola” jadi kenapa saya harus menggantungkan nasib saya pada supir angkot yang mungkin hanya tuhan yang tahu apa isi kepala mereka (saya juga tidak yakin para supir angkot ini tahu apa yang mereka sendiri pikirkan)?

*sigh*

Now Playing: Dave Grohl & Louise Post – ost Touch  – Touch

One response

  1. Pertanyaannya adalah: emang lo bisa naek motor? Hahahahahaha… otopet aja gih sanaaahh

    April 25, 2013 at 1:05 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s