because everyone is boring..and because you’re different

merantau..nasib anak rantau..


MerantauPoster akhirnya kesampaian juga nonton film merantau..penasaran dengan adegan laganya yang katanya keren banget. dan setelah ditonton, adegan laganya bener-bener keren! dari segi cerita sebenernya tidak ada yang baru, bahkan menurut saya masih kurang tergali dan terlalu banyak kebetulan saja..begitupan dengan jalan ceritanya yang sangat lamban (saya pas nonton kebetulan sedang mengantuk berat, nyaris saja saya tertidur!). mungkin karena yang bikin orang asing, sehingga masih banyak hal yang tidak keangkat dan sesuai realita kita.

seperti layaknya film lain, researchnya masih kurang banget. apalagi di pemilihan property, wardrobe, dan SFX. contoh: booth telpon umum koin (heloo, masih ada hari gini?), dan melakukan panggilan interlokal ke padang dengan menggunakan receh? (wah bisa pada kandas tuh para operator seluler!). kenapa ngga pada gunain wartel sih? kan itu yang banyak bertebaran di jalanan..atau menggunakan hp sekalian..lalu, adegan kejar-kejaran di atap yang sebenarnya seru tapi terganggu dengan detail property yang tidak maksimal karena cuma ada kain yang dijemur..jyahh, masa iya sepanjan itu cuma kain doank yang dijemur, ga ada baju lain? ok, itu mungkin untuk nimbulin efek dramatis dan pemanis di layar (coba deh bayangin kalau adegan larinya diantara ratusan pakaian dalam yang dijemur Tongue), terus baju yang dipakai oleh yuda juga ga pernah kotor dan lecek padahal dia tidur di gorong-gorong sebuah proyek pembangunan, harusnya kebayang donk sekotor dan selecek apa dia, apalagi dengan baunya! ini malah cuma ada debu doank..dan yang paling kurang dari film laga ini adalah efek darahnya! masih saja tidak terlihat realistis, apalagi pada saat sudah mengering..Sad

dari segi music scoring juga masih terasa lemah, di beberapa adegan masih terasa kosong, harusnya bisa lebih menarik lagi jika diisi dengan scoring yang tepat. saya bisa ngebayangin pada saat adegan ratger melihat koleksi penari striptease diisi dengan scoring dari musiknya koil! atau pada saat adegan-adegan laga diisi dengan musik dari seringai atau puppen atau band cadas indo lainnya, pasti lebih membakar semangat tuh!

tapi semua itu teralihkan dengan adegan laga yang sangat luar biasa, saya sampai terkagum-kagum melihatnya, dan langsung kebayang repotnya pada saat mengedit adegan laga tersebut di proses post produksi (kebawa deh masa lalu jadi p.a Big Grin). walaupun bukan adegan laga yang spektakuler seperti di crouching tiger hidden dragon, tapi tetep saja pertempuran bela diri paling realistis. adegan pengejaran di atap itu luar biasa, dan pengambilan gambarnya juga pas banget jadi terlihat brutal. saya si kebayangnya alex abbad selama pengambilan gambarnya bersama iko uwais pasti meringis-ringis  juga tuh! dan dengan serunya aksi laga di film ini, saya terkejut dengan endingnya yang berakhir tragis buat sang perantau ini, bahwa akhir perantaunnya berakhir (maaf, spoiler warning) dengan kematian..

untuk info lebih lanjut tentang film merantau bisa dilihat di websitw resminya disini

ini film laga indonesia pertama setelah bertahun-tahun kosong di genre film ini di perfilman nasional. iko uwais bisa menjadi the next big thing di genre laga film nasional, apalagi kalau dia juga melatih kemampuan aktingnya dengan lebih baik lagi. mari berharap setelah ini ada sineas asli indonesia yang bisa membuat film laga yang jauh lebih seru daripada merantau…

Advertisements

One response

  1. yanti

    agree with the music scoring part…kurang gigit…

    August 17, 2009 at 5:22 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s