because everyone is boring..and because you’re different

jenis ipad macam-macam, samsung dari china, dan ipad menggunakan apple…


beberapa hari lalu saya terkejut membaca berita tentang kasus penjualan ipad “yang tidak sesuai aturan” beberapa saat yang lalu via dunia maya. semakin menunjukkan orang-orang yang seharusnya berada di pemerintahan dan mengurusi hal seperti ini jarang ada yang berkompeten. mengatakan bahwa menjual sesuatu tanpa ada petunjuk bahasa indonesia di negara ini adalah ilegal (padahal petunjuk tersebut ada di internet-yang bisa dibuka di ipad tersebut). oke hal tersebut masih bisa dimengerti mengingat tidak sema orang bisa langsung terhubung ke internet. tapi kalau mengatakan “semua juga bisa buat layar sentuh. jenis ipad macam-macam. bedanya, kalau buatan cina seperti samsung menggunakan android. kalau ipad pakai apple.” what the f? itu dosa besar bung! pernyataan anda menyesatkan, sama saja seperti pernyatan lia eden yang mengaku dirinya mesiah…

coba lihat transkrip hasil persidangannya di bawah ini, dengan seorang Staf Ahli Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Kementrian Komunikasi dan Informatika

Hakim: Samsung juga mengeluarkan itu, layar sentuh. Apa namanya?
Subagyo: Saya bukan ahli rekayasa. Yang baru dikenal baru iPad.
Hakim: Iya, tapi Samsung juga mengeluarkan, kan ?
Subagyo: Semua juga bisa buat layar sentuh. Jenis iPad macam-macam. Bedanya, kalau buatan Cina seperti Samsung menggunakan Android. Kalau iPad pakai Apple.

juga yang ini, dengan orang dari bagian Standardisasi Pemberdayaan Konsumen di Kementrian Perdagangan

Andi: Apakah ahli pernah melihat iPad?
Aman: Pernah. Tapi tidak pernah menggunakan. Kalau melihat keponakan, iya.
Andi: Pernah mengotak-atik iPad keponakan? ” buru Andi.
Aman: Tidak.
Andi: Apakah ahli tahu, bahwa ada menu pilihan bahasa Indonesia dalam iPad?
Aman: Saya tidak lihat karena tidak pernah menggunakan. Saya cuma melihat dari aspek fungsi. Ada kalkulator, permainan, kamera. Dapat juga buat televisi pada suatu saat karena itu ada tunernya. Buat menelpon juga bisa karena ada tempat buat sim card telepon.
Andi: Apakah ahli tahu, ada buku panduan digital berbahasa Indonesia yang bila di print-out akan menjadi seperti ini? (Andi bertanya sambil menunjukan 209 halaman buku printout hasil download di website appple.
Aman: Saya tidak tahu. Saya baru lihat di pengadilan ini.
Sementara kepada Subagyo, terjadi percakapan yang sebagian kutipannya sebagai berikut:
Andi: Pernah lihat iPad buat telepon?
Subagyo: Pernah. Ada temen saya menelpon dengan iPad. Tapi saya lupa namanya. Pernah saya lihat, dia diaktifkan fungsi telepon itu. Karena ada tempat kartu telepon (sim card-red).
Andi: Sejak pertama kali keluar, apakah iPad sudah bisa buat menelpon?
Subagyo: Kalau ada alat komunikasinya, bisa. Itukan ada 3G, wifi, bluetooth.
Andi: Tahu fitur-fitur yang ada di iPad?
Subagyo: Tidak tahu. Saya tidak pernah membeli.

arrghhhhh, pantes negara ini susah maju penerapan teknologinya, ya orang-orang yang berada di instansi yang ngurusin tidak berkompeten seperti di atas… memalukan!

kutipan diambil dari sini

Now Playing: Tame Impala – Innerspeaker – I Don’t Really Mind

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 480 other followers